Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2011

should be more... and more.. patient

3 hari sudah kita masuki bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh rahmat, bulan dimana setan dibelenggu, pintu neraka ditutup, dan pintu surga dibuka, serta tentunya bulan dimana kita (umat Muslim) diwajibkan untuk berpuasa 1 bulan penuh...

Puasa sebenarnya harus bisa menjadikan kita semua pribadi yang lebih sabar kan...??? Tidak mengeluh.. senantiasa bersyukur... tidak mudah marah-marah... tidak mudah ngomel-ngomel... atau hal negatif lainnya.. seharusnya dengan berpuasa, kita semua bisa terhindar dan (tentunya) menghindarkan diri dari hal-hal negatif semacam itu... Hakekat puasa kan tidak sekedar harus menahan lapar, dahaga, dan keinginan seksual semata... tapi juga mampu menahan (nafsu) emosi yang senantiasa menguasai manusia... Mungkin jika kita sudah berhasil untuk tidak makan, tidak minum, ataupun tidak berhubungan seksual selama berpuasa, puasa kita bisa dikategorikan sebagai puasa yang 'lulus'. Tapi meskipun sedang berpuasa, kita masih suka marah-marah, ngomel-ngomel, membentak orang lain (termasuk anak), masih suka mengeluh... apa iya... puasa kita sudah betul-betul 'lulus'????

"Banyak orang yang puasa mereka tidak mendapatkan apa-apa melainkan hanya rasa lapar dan haus saja".  
H.R. Bukhari

Ya... itulah yang kini tengah coba saya renungi... untuk apa saya berpuasa, kalo kenyataannya saya masih suka marah-marah (terutama ke anak saya sendiri)??? Rasanya sudah diusahakan semaksimal mungkin untuk coba menahan dan meredam (nafsu) keingingan untuk marah, tapi kok masih....aja bisa lepas... :(( Rasanya sedih.....banget kalo udah kaya gitu, apalagi kalo udah marah-marah ke anak *maafin umi ya nak... :(* Kok ya belum bisa jadi pribadi yang lebih sabar tho ya....

Semoga aja, puasa kali ini betul-betul dapat membuat saya menjadi pribadi yang lebih sabar, terutama dalam menghadapi anak saya... Amin....

Selasa, 05 April 2011

Doa Ibu untuk Anaknya

Apa yang saya tuliskan disini saya dapatkan dari sini

Semoga bermanfaat....

Doa Ibu untuk Anaknya
(Jalaluddin Rakhmat)

Ya Ghaffar, ya Rahim
Kau letakkan di rahim kami anak-anak ini
Kau amanatkan diri-diri mereka pada lindungan kasih-sayang kami
kau percayakan jiwa-jiwa mereka pada bimbingan ruhani kami
Kau hangatkan tubuh-tubuh mereka dengan dekapan cinta kami
Kau besarkan badan-badan mereka dengan aliran air susu kami

Tuhan kami, kami telah sia-siakan kepercayaan-Mu
kesibukan telah menyebabkan kami melupakan amanat-Mu
hawa nafsu telah menyeret kami untuk menelantarkan buah hati kami
tidak sempat kami gerakkan bibir-bibir mereka untuk berzikir kepada-Mu
tidak sempat kami tuntun mereka untuk membesarkan asma-Mu
tidak sempat kami tanamkan dalam hati mereka kecintaan kepada Nabi-Mu

Kami berlomba mengejar status dan kebanggaan
meninggalkan anak-anak kami dalam kekosongan dan kesepian
Kami memoles wajah-wajah kami dengan kepalsuan
membiarkan anak-anak kami meronta dalam kebisuan
Kami terlena memburu kesenangan
sehingga tak kami dengar lagi mereka menangis manja
sambil memandang kami dengan pandangan cinta
seperti dulu, ketika mereka mengeringkan air mata mereka
dalam kehangatan dada-dada kami

Dosa-dosa kami telah membuat anak-anak kami
menjadi pemberang, pembangkang, dan penentang-Mu
Dosa-dosa kami telah membuat hati mereka
keras, kasar, kejam, dan tidak tahu berterima kasih
Sebelum Engkau ampuni mereka, Ya Allah ampunilah lebih dahulu dosa-dosa kami

Ya Allah, berilah kami peluang untuk mendekap tubuh mereka
dengan dekapan kasih sayang kami
berilah kami waktu untuk melantunkan pada telinga mereka
ayat-ayat Alquran dan Sunnah Nabi-Mu

Berilah kami kesempatan untuk sering menghadap-Mu
dan memohon kepada-Mu seusai salat kami
untuk keselamatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan anak-anak kami

Bangunkan kami di tengah malam untuk merintih kepada-Mu
mengadukan derita dan petaka yang menimpa anak-anak negeri ini.
Izinkan kami membasahi tempat sujud kami
dengan air mata penyesalan akan kelalaian kami

Ya Allah, ya Jabbar, ya Ghaffar
Anugerahkan kepada kami para pemimpin kami kearifan
untuk mendidik anak-anak negeri ini dalam
kesalehan Berikan kepada mereka petunjuk-Mu
sehingga mereka menjadi suri teladan bagi kami dan anak-anak kami
Limpahkan kepada mereka perlindungan-Mu
supaya mereka melindungi kami dengan keadilan-Mu
Jauhkan mereka dari kezaliman
sehingga kami dapat mengabdi-Mu dengan tentram dan aman

Ya Rahman, ya Rahim
Indahkan kehidupan kami dengan kesalehan anak-anak kami
Peliharalah anak-anak kami yang kecil
Kuatkanlah anak-anak kami yang lemah
Sucikan kalbu mereka
Bersihkan kehormatan mereka
Sehatkan badan mereka
Cerdaskan akal mereka
Indahkan akhlak mereka
Gabungkanlah mereka bersama orang-orang yang bertakwa kepada-Mu
yang mencintai Nabi-Mu, keluarganya yang suci, dan sahabatnya yang mulia
yang berbakti kepada orangtuanya yang bermanfaat kepada bangsanya
yang berkhidmat kepada sesama manusia

Wahai Zat yang nama-Nya menjadi pengobat
yang sebutan-Nya penyembuhan
yang ketaatan-Nya kecukupan
sayangi kami yang modalnya hanya harapan
dan senjatanya hanya tangisan


Amin....


(jadi kangen Farah yg lg di day care... hiks, wish she'll be fine...)